Tinggalkan komentar

Polisi Akan Panggil Pimpinan Tabloid KPK


Dokumentasi

Kalimantan Selatan, Gerakan Aktif

Setelah menerima secara resmi pengaduan Wali Kota Tarakan, Udin Hianggio, polisi kini tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor pimpinan tabloid Keker Pemburu Korupsi (KPK).

Diminta konfirmasinya kemarin, Kapolres Tarakan AKBP Desman S Tarigan melalui Kasubbag Humas Polres Tarakan Ipda Kamson Sitanggang mengatakan,  polisi mengagendakan pemanggilan saksi yang berkaitan dengan laporan ini.
“Jika sudah cukup bukti, terlapor akan kita jadikan tersangka,” ujarnya
Langkah pertama, lanjut Sitanggang, polisi akan memanggil wartawan yang menjadi perwakilan tabloid KPK di Tarakan. Ini untuk mengetahui keberadaan tablod ini di Tarakan. Bukan berarti, kata Sitanggang, laporan Walikota mutlak akan diproses secara hukum.
“Masih harus diselidiki lagi, benar tidaknya ada pencemaran nama baik dan bagaimana kejadiannya termasuk memastikan apa benar ada tindak pidana dalam perkara ini. Yang jelas kita akan panggil perwakilan yang ada di Tarakan kemudian nanti akan dipanggil juga melalui surat kepada pimpinan redaksinya di Jakarta,” pungkasnya
Sebelum menetapkan tersangka dan menyimpulkan benar ada tindak pidana kasus ini, , tambahnya, akan dilakukan gelar perkara dengan memanggil saksi ahli. Saksi ahli diperlukan untuk memberikan masukan berupa kebenaran asal muasal dan kelengkapan izin media. “Saksi ahli juga akan kita tanyakan mengenai pemberitaan yang sudah ada itu seperti apa kode etiknya, bagaimana menulisnya apakah ada unsur sentimen pribadi di dalamnya atau tidak, harus mutlak dan dipelajari dengan jelas oleh penyidik,” tegasnya
Dalam laporan polisinya, dijelaskan Sitanggang, Walikota Tarakan ini melaporkan telah terjadi perbuatan tidak menyenangkan atau penghinaan dan pemerasan terhadap dirinya yang dilakukan seseorang berinisial RO, yang diduga adalah pimpinan majalah KPK yang berkantor di Jakarta.
“Jadi pada hari Kamis (9/5) pekan lalu, Walikota mendapatkan telepon dari  bahwa di sebuah majalah KPK ada tertulis berita tentang beliau, kebetulan beliau berlangganan jadi dilihat di halaman 1,2 dan 3 terbitan Meil-Juni 2013 ada tertulis H Udin Hianggio Walikota Tarakan Kaltim sudah sepantasnya dijebloskan di penjara dan di hukum mati, ada juga judul bertuliskan Udin Hiangggio sepantasnya diseret ke tiang gantungan atau di tahan di Nusakambangan,” katanya.
Walikota juga membeberkan, ia pernah menerima pesan singkat, mengaku sebagai Pimpinan Redaksi Tabloid KPK dengan nomor 081379038887. Isi pesan tersebut  mengatakan akan membongkar kasus korupsi yang terjadi di Pemkot Tarakan dan saat Walikota Tarakan ini menjabat sebagai Ketua DPRD Tarakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: