Tinggalkan komentar

LAHAN PRIMKOVERI 48 Ha SANGA SANGA TIDAK MENDAPAT PERHATIAN SERIUS OLEH PEMERINTAH


Samarinda, Gerakan Aktif

Hasil Investigasi 23 Oktober 2012, selanjutnya Pada acara pertemuan Anggota Primkoveri diruangan AS.II
Pemkab Kutai Kartanegara di Tenggarong yang dihadiri oleh Disprindakop, Distanben serta para Pengurus Primkoveri Unit Muara Jawa termasuk Pengurus Markas Daerah LVRI Provinsi Kalimantan Timur ( Sopian Djihan).

Dalam pembahasan dan pen gaduan tentang kebijakan Pemerintah terhadap pengelolaan Pertambangan Batu Bara dilokasi 48 Ha disanga sanga dinilai oleh Pengurus Unit Primkoveri Muara Jawa Tidak Adil, dan lebih eronisnya lagi Primkoveri Unit Muara Jawa sudah beberapa kali meminta dilaksanakan pertemuan untuk mengklarifikasi kepengurusan Primkoveri yang sah namun Pihak Disprindakop tidak pernah ada waktunya.

Namun setelah pertemuan di Pemkab Tenggarong 23/10/2012 juga tidak membuahkan hasil karena didalam berita acara kesepakatan dengan Pihak Unit Primkoveri Muara, Distamben, Disprindakop dan dihadiri oleh Kabag Ekonomi, ber bunyi bahwa sementara dalam proses permasalahan lahan tidak ada aktivitas yang bisa berlangsung, namun kenyataannya dilapangan masih terjadi proses penambangan dilokasi 48Ha.

Lanjut tutur dari salah satu anggota Primkoveri Unit Muara Jawa bahwa, Pemerintah seakan akan ini ada terjadi persekonkolan antara Oknum yang mengaku dirinya sebagai pengurus yang sah padahal itu sudah dilakukan RAT dan dinyatakan tidak lagi masuk sebagai pengurus.(Marsudin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: