Tinggalkan komentar

Pelopor Isbat Nikah Massal Dan Nikah Ulang


Tenggarong, Gerakan Aktif
Kisah nyata dari salah satu orang pengurus organisasi ke masyarakatan ( Himpaunan Idieliasme Antar Suku ) HIAS yang sudah melaksanakan Isbat nikah dan nikah ulang melalui pengadilan agama ( PA) Kantor Urusan Agama (KUA) di kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ) baik secara masal maupun perorangan dan selanjutnya yang sudah terlaksana dan mendapatkan Akte Nikah ( Buku Nikah ) sekitar 450 Pasutri ( Pasangan Suami Istri ) beberapa desa yaitu desa senoni, rapak lambur di secretariat gerbang raja dengan perempuan partai Golkar kelurahan bukit biru, maluhu, Loa ipuh, loa ipuh darat, desa bukit pariaman, bhuana jaya, kerta buana, bangun rejo, karang tunggal.
Di konfirmasi oleh media ini pengurus HIAS sebut saja Waras Wahyudi mengatakan hingga sampai kapapun masih siap melayani masyarakat dan masalah biaya sangat berbeda – beda karena melihat kondisi dan situasi serta lokasi, seperti contoh di kecamatan tenggarong antara tenggarong dan rapak lambur Rp 450,000,- Rp 600.000,- untuk biaya perkara untuk isbat dan dispensasi nikah.
Belum biaya transportasi majelis dan lain dari tersebut di atas untuk isbat atau yang nikah ulang perlu diadakan dialog supaya tidak ada kekeliruan dalam melangkah serta mengarahkan nmasing-masing pasangan.
Contoh ; untuk isbat nikah wali nikahnya benar, sudah punya anak atau keturunan dan nikahnya di Kabupaten setempat, serta tidak terdaftar di KUA setempat, sedangkan untuk yang nikah ulang sama-sama lajang atau duda dan janda punya surat cerai dari pengadilan agama asal, yang hanya nikah sirih ( dibawah Tangan ) dan selanjutnya menurut undang-undang permendagri tahun 2006 nomor 22 seluruh rakyat Indonesia di wajibkan mempunyai akta kelahiran untukl anak-anaknya dan dengan dasar itulah HIAS membantu masyarakat untuk mempunyai akate Nikah, karena akta kelahiran harus didasari dengan adanya akta nikah dan juga sudah terdaftar di kartu keluarga (KK) serta bukti kelahiran dari bidan, puskesmas atau dokter setempat.
Untuk akte kelahiran dengan peraturan pemerintah pusat haarus melalui siding di pengadilan negeri setempat, baik yang baru lahir maupun yang sudah sekolah SD, SMP/SLTP dan sederajat, SLTA/SMA dan sederajat, maupun calon PNS atau yang sudah PNS tetap diwajibkan mempunyai akte kelahiran, maka dihimbau untuk seluruh warga masyarakat segera mendaftarkan diri bagi yanag belum memiliki akte kelahiran. ( Waras)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: