Tinggalkan komentar

Pemborong dan wartawan


Tenggarong, Gerakan Aktif

Pemborong dan wartawan, sejak dahuku kala memang sudah terjalin hubungan yang erat dan tek terbisahkan, keduanya saling simbois mutualisme  ( saling memerlukan ). Agus yulianto salah seorang Kontraktor  di Kabupaten Kutai Kartanegara sejak tahun 1992 silam hingga saat ini, masih dipercaya, komitmenya bekerja dengan baik, mengikuti aturan dan loyalitas mampu bersinergi dengan masyarakat sekitar proyek.

Ketika Media ini mendatangi di kantornya, Agus yulianto terlihat sedang memberikan banyak arahan kepada staf, karyawan termasuk para pemborong  di lapagan, terdengar samar-samar  ia mengatakan “ berkerja dengan jujur, selain modal uang, yang terpenting lagi adalah modal kepercayaan untuk mencapai kelanggengan dan kesuksesan,”

Diruangannya yang sangat sederhana, terjadi percincangan kecil namun serius, berikut pertikan hasil liputan,

Kami mendengar Agus yulianto tadi berbicara kesuksesan dan kelanggengan kerja ?

“Sifat dasar di dalam berusaha dan bekerja. Karena jika kita kerjanya jelek dan tidak bagus, besok-besok gak dipercaya orang, tetapi jika kerjanya bangus sesuai aturan, memang hasilnya kecil dan tak seberapa ? tetapi kerja kita berkelanjutan akhirnya kita dipercaya  terus menerus, sedikit-sedikit kalau dikumpulkan kan jadi banyak juga. Dari pada langsung banyak, manun kerjanya hanya sampai disitu saja.”

Apa rahasia Kesuksesan ?

“ Intinya kita berkerja sesuai aturanlah, hal itu juga yang saya sampaikan kepada pemborong di lapangan, tujuanya untuk mendidik.  jika mau umur panjang  berkerja dengan baik, jika mau umur pendek ya korupsi dan mark up  dibanyaki saja ? Namun mereka pada dasarnya mengerti bahwa sebuah pekerjaan itu menyangkut orang banyak dan dinilai baik dan buruknya. Bekerja dengan jujur dan baik saja masih ada salahnya apalagi kerja yang salah.”

Agus yulianto ceritakan sedikit memulai karier sebelum menjadi kontraktor ?

“  Saya sekolah tekhnik sipil Jakarta-  kalteng, awalnya ke kaltim ikut citra gading selain lebak-mantan kunyung sejak 2007-2012. Awalnya mengerjakan Semensasi jalan dan  2 (dua )  jembatan penanggulangan longsor. Memang struktur tanah di Kaltim khususnya di Kutai Kartanegara sangat labil, jika tidak ditangani oleh profesional dan ahlinya, akan membuang-buang  uang rakyat. Bukan saya mau membesarkan  atau membangakan diri, Kami dalam setiap pekerjaan memiliki staf dan karyawan yang sangat ahli dibidangnya, selain didukung oleh peralatan yang canggih dan mutakhir.”

Bagaimana Agus yulianto menjalin hubungan dengan masyarakat lokasi proyek ?

“ Saya melibatkan mereka dibidang-bidang tertentu yang mereka bisa lakukan dengan baik. “

Bagaimana dengan wartawan yang selalu menyoroti ?

“Padahal saya bersama rekan-rekan sudah berusaha bekerja keras sebaik mungkin, menyelesaikan sebuah pekerjaan  pembangunan agar selesai tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan yang disyaratkan oleh pemberi pekerjaan. Ada saja Wartawan yang nakal, padahal mereka juga tidak tahu dan peduli apa kesulitan pemborong di lapangan, seperti fluktuasi harga hingga kesulitan memperoleh bahan baku di lapangan. Mereka (oknum) tahunya pemborong untung terus,”

Ditambahkan Agus yulianto , tugas wartawan selain mencari, menyimpan, mengolah dan menyajikan berita juga sebagai sosial control. Kalau wartawan melakukan tugas jurnalistik dengan datang ke lapangan itu memang salah satu bagian tugas mereka. Bahkan itu baik, ada wartawan turun ke lapangan serta melihat kerja petugas. Ini diakui sebagai kontrol agar pemborong tidak dengan seenakya bekerja, Tandasnya.( Johansyah )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: