Tinggalkan komentar

Ornamen Gerbang Mapolres Kukar Seni Budaya Kutai, Dayak & Nusantara


Tenggarong, Gerakan Aktif

Hasil Pantauan media ini sejak empat bulan terakhir ini, memang ada yang berbeda dari Mapolres Kutai Kartanegara, GEDUNG Baru yang belum genap tiga tahun ini, yaitu pada renovasi Pagar dan gerbang yang seolah bernuansa ornament bali.

Sekilas memang mirip, bahkan ketika dari awak redaksi sedang mengambil gambar, ada beberapa pengendara yang kami ketahui baru saja menyeberang very bantuan pemerintah pusat, sempat bertanya. “ Ornamenya kok bali bukan ornament Kutai, dayak atau suku asli lainnya di Kalimantan ,”

Tentu wajar pertanyaan mereka yang menyangka kalau ornament itu seperti di bali, memang demikian, karena mereka tidak tahu. Awak redaksi pun kemudian menghubungi Kepala Bagian Humas Mapolres Kukar AKP I Nyoman Subrata via Hanphone untuk mengurai dan mendefinisikan makna-makna dari ornament  – ornament yang terukir di pintu gerbang Mapolres Kukar.

Dikatakan AKP I Nyoman Subrata, bahwa ornament itu merupakan perpaduan budaya berbagai daerah di Indonesia. “ Selain menuangkan ide-ide seni dan budaya, untuk menyajikan nuansa berbeda di lingkungan mapolres kukar, menarik perhatian masyarakat datang, menghilangkan kesan seramnya menjadi bersahabat, lebih akrab dan dekat. Bukankah tugas polisi selain mengayomi, melayani masyarakat adalah memberikan rasa aman dan tentram.” Ujar AKP I Nyoman Subrata  Kabag humas Mapolres Kukar dengan lugas.

Dibeberkannya, makna-makna ornament yang terdapat pada pintu  gerbang mapolres kukar, mulai atas ke bawah ; sebuah mahkota raja, Ornamen Ujung Sarung Mandau, Tameng Suku Dayak, Kutai, kolaborasi seni nasional, ornament Kalimantan, dan Ornamen Bali di bagian paling bawahnya.

“ Renovasi mapolres kukar sebenarnya di lakukan sejak akhir tahun 2010 lalu, namun karena prosesnya yang membutuhkan ketelitian dan orang-orang ahli sehingga hingga hari ini masih terus di kerjakan,” Ujar AKP I Nyoman Subrata dengan senyuman khasnya.

Melalui media ini, diharapkan sekarang masyarakat tahu dan mengerti, dan tidak terjadi salah faham, tidak ada maksud apapun hanya bertujuan agar menarik masyarakat datang ke mapolres kukar walau hanya sekedar mampir untuk melihat.

Ditambahkan AKP I Nyoman Subrata, tahapan selanjutnya adalah pembutan ornament Patung Lembusuana, naga, Burung Enggang,  dan lainnya yang menjadi ciri khas dari Kalimantan timur, saat ini sedang berlangsung pengerjaan pembuatan burung enggang di pintu gerbang barat.(Amir Serbaya/ST)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: