Tinggalkan komentar

13 Ribu Laptop Dibagikan


Rita : Eksploitasi dengan SeMaksimal Mungkin Untuk Meningkatkan Qualitas Pendidikan

Tenggarong, Gerakan Aktif
Kepala Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Hermawan mengatakan pembagian laptop buat guru ini tidak boleh dijual dan di salah gunakan, akan tetapi agar dijadikan penunjang dalam berlomba meningkatkan qualitas dan mutu pendidikan khususnya di Kutai Kartanegara.
Pembagian laptop ini sejatinya hanya dan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Ditanya bagaimana dengan guru yang berada di daerah terisolir dimana listrik belum tersedia, menurutnya, itu bukan menjadi kendala. “Laptop bisa dicharge saat di kantor atau menggunakan genset, dan saya sudah mendengar teman-teman guru di daerah tersebut rata-rata mereka sudah memanfaatkan sumber tenaga surya dan hasilnya melebihi genset,” ujar Hermawan.
Pembagian 13.089 laptop untuk guru sebelumnya telah didata dan diperuntukan bagi yang berhak, dan akan diprioritaskan di daerah pedalaman yang terisolir. Sebelumnya Bupati Kutai Kartanegara Hj Rita Widyasai S Sos MM memberikan secara simbolis kepada 5 guru bertempat di pendopo odah etam rumah jabatan bupati dihadiri kurang lebih 1000 guru yang mewakili.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kukar, Hermawan menjelaskan, 13.089 unit laptop yang diperuntukan bagi guru-guru di Kukar nantinya akan diserahkan ke masing-masing sekolah untuk dibagikan.
“ Insya Allah nanti berjalan lancar, karena penerima Laptop sebelumnya sudah kita data, jadi saat ini kita tinggal bagaimana caranya menditribusikan ke daerah-daerah teriolir, walau semua itu sudah kita pikirkan, namun perlu dicermati. Bupati sendiri sudah mengintruksikan ke kami untuk mengawal dan memastikan guru-guru sudah menerima laptop yang merupakan asset daerah ini“ Beber hermawan lagi.
Dari 13.089 unit laptop, dinas pendidikan melebihkan sekitar 100 unit laptop sebagai back up. Hal ini sebagai persediaan apabila ada laptop-laptop yang rusak atau tidak sesuai spesifikasi yang ada.
Tambah Hermawan ribuan unit laptop tersebut dibagikan bukan hanya kepada guru negeri saja tetapi swasta atau honorer juga, dari tingkat SD, SMP hingga SMA di Kukar.
Dalam sambutannya, BUpati Rita Widyasari mengatakan, Laptop ini merupakan program Gerbang Raja yang digaungkannya  melalui satu guru satu laptop. Hal ini berkaitan dengan peningkatan program mutu dan kualitas pendidikan yang dipadukan dengan peningkatan sarana pendidikan berupa pembagian Laptop bagi guru.
Program ini sendiri merupakan prioritas Disdik yang harus diwujudkan segera sesuai program Pemkab Kukar yang tertuang dalam Gerbang Raja. Hal ini dikarenakan di dalam RPJMP Disdik program tersebut memang harus direalisasikan 2011 ini juga.
“Laptop ini bukan untuk saling pamer atau sekedar punya, ada tujuan yang lebih mulia yaitu mengeksploitasi manfaatnya dengan se-maksimal mungkin terkait dengan mutu pendidikan. Misalnya untuk menyimpan data, mencari informasi bahkan menyebarkan informasi hasil penemuan dan sebagainya.” Ujar Rita.
Rita sendiri meski baru melihat laptop saat pemberian secara simbolis, menurutnya sudah standart dan aplikasinya memang sesuai dengan kebutuhan, tetapi bila nanti ditemukan kendala bisa mengaplikasinnya sediri sesuai keperluan masing-masing guru.  Artinya Laptop ini masih mengunakan aplikasi dasar dan dapat dintal sesuai keinginan penguna.
Kembali rita mengingatkan sebelum menyerahkan secara simbolis laptop kepada guru, agar dinas pendidikan benar-benar menyerahkan kepada mereka yang memang berhak menerima, “ Jangan sampai yang sudah memiliki juga menerima, kan itu mubasir namanya, berikanlah kepada mereka yang membutuhkan itu yang perlu dipahami.”
Dengan realisasi janji pembagian laptop gratis ini, tentu Rita berharap kepercayaan masyarakat akan janji pemerintah semakin besar. “Semoga ini bisa menjadi bukti pada masyarakat, terutama para tenaga pendidik bahwa perhatian pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan tidak main-main,” terangnya.
Bupati berharap, ke depan motivasi dan keaktifan guru dalam mendidik semakin tinggi, serta metode pengajaran secara visual juga dapat segera diterapkan. “Mudah-mudahan laptop tidak terlalu lama dalam mendistribusikannya sehingga sudah dapat digunakan dalam beberapa minggu kedepan, yah dimohon bersabar, jika mereka sudah terdaftar tidak usah kawatir habis.” Tandas Rita.(St)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: