Tinggalkan komentar

Pembagian Laptop untuk Guru Sarana Penunjang peningkatan Mutu Pendidikan


TENGGARONG, Gerakan Aktif

Terkait masalah Program 1 Guru 1 Laptop harus lah jelas penerimanaya, jumlah yang akan menerima harus didata dengan baik, sehingga tidak terjadi penerimaan ganda dan program tersebut tepat sasarannya. Bupati Kutai Kartanegara Hj Rita Widyasari S Sos MM mengisyaratkan dalam waktu yang tidak lama lagi para guru akan dibagikan laptop. Menurutnya pembagian laptop bukan untuk bermewah-mewahan, melaikan sebagai bentuk upaya meningkatkan mutu pendidikan menjadi lebih baik. “ Laptop juga merupakan sarana penunjang pendidikan, mungkin nanti temingnya dari dinas pendidikan yang mengaturnya, berkaitan dengan peningkatan program mutu dan kualitas pendidikan yang dipadukan dengan peningkatan sarana pendidikan berupa pembagian Laptop bagi guru.” Dikatakannya bahwa pembagian laptop untuk guru itu dimaksudkan agar guru tidak lagi gagap teknologi (Gaptek). “Gaptek (gagap teknologi) yang dimaksud bukan sekedar mengoperasikan laptop namun dalam menggunakan jaringan internet. Jangan sampai guru kalah dengan murid yang kini rata-rata pintar berselancar di dunia maya,” kata Rita. Selain itu, katanya menambahkan bahwa pemberian laptop bagi guru juga akan sangat membantu guru dalam menjalankan tugas untuk peningkatan mutu pendidikan. Misalnya, kata dia guru-guru yang akan menyusun rencana kerja untuk kepentingan murid, penuyusunan porto folio dan lainnya. Pendistribusiannya melalui program pinjam pakai asset daerah dari pemerintah daerah melalui Dinas pendidikan(Disdik) akan diserahkan kepada sekolah dan sekolah yang akan memdistribusikan kepada guru. Untuk sekolah negri proses pinjam pakainya akan dikelola oleh Disdik, karena sekolah bukan sebagai SKPD sedangkan untuk yayasan atau sekolah-sekolah swasta dan guru-guru swasta diatur kemudian. Diperkirakan Biaya pengadaan laptop mencapai Rp91,6 miliar lebih apabila janji Bupati Kukar Rita Widyasari terealisasi untuk memenuhi pemberian laptop untuk 13.098 guru negeri dan swasta yang ada di Kukar. Disdik (Dinas Pendidikan) Kukar melalui Kepala Bidang Sarana & Prasarana, menjelaskan, target pengadaan laptop untuk guru diharapkan selesai tahun ini. Program harus dicermati secermat mungkin supaya tidak keliru. Untuk itu para guru diharap bersabar karena tahapan untuk pengadaan laptop ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Harus ada payung hukum. Kini sebagai dasar hukum memberikan laptop bagi guru yang ada di 18 kecamatan sudah ada Perbupnya. “Meski sudah ada payung hukum, kita tetap diwanti-wanti berbagai pihak tentang persoalan itu. Makanya kami sangat berhati–hati dalam menjalankan kebijakan atasan yang juga bisa disebut program,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: