Tinggalkan komentar

Rp 2. 750. 000. 000.00 ADD TA. 2011 Di DESA LOA DURI ILIR KERJAKAN PROYEK ASAL JADI


Proyek Dreinase Sepanjang 75 Meter&Pembangunan Gorong-gorong Di Desa Loa Duri Ilir Kec. Loa Janan Kab. Kukar Di Kerjakan Asal Jadi. Aparat Desa Selaku Pengawas Terkesan Tutup Mata.

Tenggarong, Gerakan Aktif

Rp. 18. 000. 000. 00 Proyek Perawatan Dreinase Sepanjang 75 Meter yang di danai melalui Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Loa Duri Ilir RT 07 Jalan Gunung Batu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Kerjakan Asal jadi, bahkan aparat desa Selaku pengawas proyek terkesan tutup mata. Isu tak sedap terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 2. 750. 000. 000.00 Tahun Anggaran (TA) 2011 kini terus bergulir. Berdasarkan informasi yang dapat dipercaya menyebutkan. Anggaran Dana Desa (ADD) senilai Rp 2. 750. 000. 000.00 Tahun Anggaran (TA) 2011 itu di tuding mengerjakan proyek dengan cara asal jadi. Hal itu dapat dibuktikan misalnya pada pengerjaan Perawatan Dreinase sepanjang 75 Meter dan Pembangunan Gorong-gorong di Desa Loa Duri Ilir RT 07 Jln. Gunung Batu Kacamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) baru –baru ini. “Sebenarnya pelaksanaan proyek ADD itu harusnya menggunakan perusahaan yang memang ahli dibidang pengairan untuk mengerjakaan drainase atau gorong-gorong tersebut, namun faktanya Aparat Desa Loa Duri Ilir hanya menggunakan tenaga aparat desa setempat tanpa menggunakan payung hukum seperti perusahaan. Dengan modus menunjuk salah satu perakat desa seperti RT, anggota LPM maupun Kepala Dusun untuk mengerjakan Proyek ADD yang ada selama ini, hingga kualitas perkerjaan tidak dapat di handalkan karena mereka belum memiliki pengalaman seperti perusahaan yang memang sudah ahli mengerjakan proyek tersebut. Maka tidak heran kami sebagai warga curiga kepada aparat desa setempat niatnya hanya untuk mengambil kesempatan demi keuntungan pribadi. Akhirnya hanya segelintir orang saja yang dapat memperoleh keuntungan atau meraup keuntungan dari pengeluaran biaya pengerjaan proyek ADD itu. Coba saja di lihat pengerjaan dreinase di Desa Loa Duri Ilir RT 07 Jln. Gunung Batu itu sekarang, belum-belum sudah hancur digusur air hujan dan kini yang tinggal hanya batu koralnya campur pasir dan lumpur padahal pengerjaannya baru saja usai. Artinya di duga pengerjaan proyek ADD selama ini dikerjakan asal jadi serta pengerjaannya telah terjadi penyusutan volume dan tidak sesuai besteq.”Sebut AA(Inisial) Penggunaan dana ADD selama ini terkesan sia-sia sebab mereka yang mengerjakan proyek itu sepertinya lebih mengutamakan keuntungan yang lebih besar untuk masuk kekantong pribadi dari mengutamakan kualitas perkerjaan. Tentu perbuatan ini sangat merugikan warga Loa Duri Ilir itu sendiri untuk itu kami sebagai warga Loa Duri dengan dilangsirnya pemberitaan ini hendaknya agar aparat penegak hukum segera turun tangan mengaudit pengerjaan proyek ADD di Desa Loa Duri ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kukar saat ini.”Harap AA menambahkan.*(M. Latif)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: