Tinggalkan komentar

Pelantikan KBB-Kukar Berlangsung Meriah


Dihadiri Seluruh KBB-KT Se-Kaltim, Raja Muda Banjar dan Tiga Bupati dari Kalsel

TENGGARONG – Gerakan Aktif

Acara pelantikan pengurus Kerukunan Bubu-han Banjar Kalimantan Timur (KBB-KT) Kabupaten Kutai Karta-negara (Kukar) berlangsung sangat meriah. Meski kegiatan dilaksanakan di terminal Tangga Arung, namun antusias masyarakat tenggarong sangat tinggi untuk menyaksikan, apalagi acara di rangkai dengan berbagai  acara hiburan.

Hiburan yang turut mengisi dan memeriahkan pelantikan seperti kesenian Madihin yang dibawakan komedian asal Banjarmasin Jhon Tralala dan Wayang Kulit Banjar.

Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy, Sekprov Irianto Lambrie yang juga ketua Umum Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur, Bupati Kukar Rita Widyasari, Wakil Bupati Kukar Ghufron Yusuf, Kerabat Kerajaan Kutai Ingmartadipura, Raja Muda Kesultanan Banjar Pangeran H Gusti Khairul Saleh yang juga Bupati Kabupaten Banjar, Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel Harun Nurasyid, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), HM Aunul Hadi.

Usai Pelantikan, dilakukan penganugerahan gelar oleh Pangeran H Gusti Khairul Saleh kepada Farid Wadjdy, Irianto Lambrie dan Rita Widyasari, masing-masing diberi keris pusaka kerajaan banjar sebagai tokoh di Kaltim yang memiliki kapasitas dan kedudukan terhormat di pemerintahan, yang selanjutnya pada 12 Desember 2011 di Martapura mendatang akan di kukuhkan secara besar-besaran di Banjarmasin.

Ketua panitia pelaksana Agus Hamidiansyah didampingi sekretaris Muhlis dan bendahara, Mahyudin mengungkapkan penganugerahan gelar kerabat Kesultanan Banjar tersebut, dilaksanakan secara simbolik dengan ditandai penyerahan sebilah keris adat dan sertifikat yang selanjutnya nanti akan dikukuhkan secara resmi pada milad upacara adat Kerajaan Banjar pada 12 Desember 2011 di Martapura, Kalimantan Selatan.

Agus mengungkapkan KBB-KT Kukar merupakan organisasi sebagai wadah berhimpun warga Banjar di Kukar demi meningkatkan perjuangan dan pengabdian serta berperan aktif mensukseskan program Gerbang Raja dalam pembangunan di segala bidang dengan semangat Kayuh Baimbai, Gawi Manuntung, Waja Sampai Kaputing.

Sementara itu dalam sambutan perdananya Ketua Umum KBB-KT Kutai Kartanegara Basri Hasan, mengukapkan “ Bahwa Organisasi Kerukunan Bubuhan Banjar siap turut serta membantu program Bupati Kukar melalui Programnya yang pro Rakyat “ GERBANG RAJA “ Gerakan Pembangunan menuju masyarakat Sejahtera Harus Hak Rakyat Untuk Sejahtera.”

Dikatakan Ketua Umum KBB-KT Kukar Basri Hasan Urang Banjar banyak mucil dan sangat keras, namun hatinya baik, suka bermalabiyu, mencari teman, dan gampang berteman dengan siapa saja. Yang terpenting dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung, sebagai salah satu putra daerah asli Kalimantan yang turut serta salam pembangunan di Bumi Etam Kutai Kaartanegara.

Berbeda dengan sambutan ketua Umum KBB KT Irianto Lambrie, meski urang banjar keras namun hatinya baik, tetapi yang lebih penting menurut Irianto Lambrie umumnya urang banjar agamanya sangat kuat dan mengutamakan kebersamaan dalam setiap persoalan tidak sendiri-sendiri. Namun Jauh di tambahkan, bila urang banjar terpojok bisa juga suka main tebas, tetapi itu bukanlah jalan terakhir untuk  menyelesaikan masalah.

“ Saya ucapkan terimakasih kepada Basri Hasan ketua Umum KBB-KT Kukar yang baru saja di lantik selamat bekerja beserta jajarannya. Semoga perjalanan kita selalu mendapat ridho dari Allah SWT, amien. Saya juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Raja Muda Kesultanan Banjar Pangeran H Gusti Khairul Saleh, Para Pemangku adat Banjar dan rombongan yang rela jauh-jauh ke kukar menyaksikan pelantikan sekaligus memberikan pengunugrahan Kesultanan Banjar.” UJar Irianto Laambrie.

Bupati Kutai Kartanegara Dalam sambutannya, mengucapkan selamat bekerja bagi Basri Hasan dan jajarannya yang baru saja di lantik, serta mengucapkan banyak terimakasih, selama ini KBB KT telah banyak memberikan sumbangsih dalam program pembangunan khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Secara history/sejarah urang banjar dan kutai tidak jauh berbeda dan banyak kemiripan, sebagai salah satu putra asli Kalimantan sudah merupakan kewajiban membangun daerahnya sendiri dan nantipun bila meninggal dunia dikubur di tanah kelahiran yang kita cintai ini. Jajaran kepemerintahan Kukar tidak sedikit yang dijabat oleh Urang banjar, itu membuktikan bahwa urang banjar serius dalam meperjuangkan  pembangunan di daerah khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara. Dan tercatat dari 14 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur di Kukarlah bubuhan Banjar yang terbesar urangnya.

Dipuncak acara, Jhon Tralala ikon kesenian Madihin Banjarmasin ini mulai mengocok perut dengan tawa yang tak putus-putusnya karena terus Bermalabiyu bersama putranya Hendra melalui syair-syairnya. Kemudian dirangkai dengan penyerahan hadiah door prise kepada pata tamu undangan, diantaranya  Penanak Nasi, kipas angin, kompos gas, TV, Lemari Es dan mesin cuci yang diundi. Dipenghujung acara yang sangat dinantikan masyarakat Kukar yaitu pagelaran Wayang Kulit Banjar semalam suntuk.[red]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: