Tinggalkan komentar

MINIMNYA SARANA GEDUNG SEKOLAH


Desa Perdana kecamatan kembang Janggut, balai desa di jadikan ruang sekolah, Masih menyewa

Tenggarong, Gerakan Aktif

Berdasarkan hasil temuan wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) P2K2 sangat di sayangkan dengan adanya ruang sekolah pendidikan masih dalam penyewaan di Desa Perdana Kecamatan Kembang Janggut. Adapun rumah kampung yang di sewa oleh kepala sekolah untuk di jadikan ruang belajar anak sekolah selain mengunakan fasilitas balai desa Perdana. Sungguh ironis bila harus melihat sarana gedung sekolah di kota-kota kecamatan lebih-lebih Kota Kabupaten. Apa yang dialami Desa Perdana sangat malang nasibnya, tapi apalah daya, pemerintah desa tidak tinggal diam melihat kondisi itu bahkan hingga saat ini kelapa desa Perdana maupun BPDnya masih terus memperjuangkan pembangunan yang layak untuk sarana gedung pendidikan. kepala sekolah SMK desa Perdana Muslimin, mengungkapkan selama ini orang tua murid sering mengeluhkan sarana ruang kelas yang tidak memadai dan terpisah yang sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan murid/siswa. “ Ruang sekolah SMK masih dalam tahap, sementara ruang kelas 2 terpaksa ditempati 48 murid, sedangkan ruang kelas 1 ditempati 40 murid. Tempat balai pertemuan desa terpaksa sementara waktu di gunakan untuk ruang belajar sekolah, meski tidak layak bagi murid untuk ruang belajar.” Ujar Muslimin. Ditambahkannya, ruang balai pertemuan kepala desa yang dijadikan ruang kelas merupakan potret mencoret dunia pendidikan yang dalam era reformasi ini selalu diyel-yelkan “ Utamakan Pendidikan “ yang digagas pemerintah melalui alokasi pendidikan 20 persen. Hal ini juga membuktikan kepala desa selaku pemangku kebijakan desa tidak memperhatikan masyarakatnya, mengapa tidak di bangunkan gedung sarana belajar bagi anak-anak di desa perdana, apakah karena ketidak peduliannya sebegitu parah, atau karena ADD yang sangat minim menjadi alas an. Untuk pembangunan Gedung yang merupakan sarana mencetak Sumber Daya Manusia dalam mencapai keberhasilan perkembangan desa yang maju. Kapan lagi masyarakat dapat menikmati pendidikan, sedangkan ADD terus berjalan dengan lancar kalau hanya menunggu salah satu perusahaan yang harus membantu ruang belajar sekolah, ALLAHU ALAM lebih baik pembangunan dapat di bangun bertahap, gunakanlah dana ADD karena itu di perlukan untuk ketenangan belajar bagaimanakah nasib generasi penerus kalau pemimpinnya kurang memperhatikan.[red]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: