Tinggalkan komentar

PUSAKA Minta Pengelolaan GSBW Dikembalikan Kepemilik


Sampaikan Aspirasi Dengan Turunkan 350 Massa

 

TANJUNG REDEB Gerakan Aktif

Bila pada hari pertama yakni Senin (9/5) lalu jumlah massa diturunkan Persekutuan Suku Asli Kalimantan (PUSAKA) bertandang menyampaikan aspirasi ke kantor Pemkab Berau Jl APT Pranoto hanya berjumlah sekitar 150 orang saja namun Selasa (10/5) kemarin kian bertambah hingga kini mencapai sekitar 350 orang. Warga tidak beranjak dari halamam Kantor Pemkab Berau, tetap menunggu kehadiran Bupati Berau Drs H Makmur HAPK, kembali dari perjalanan dinas luar daerah.

Aspirasi atau tuntutan PUSAKA meminta dikembalikannya kewenangan pengelolaan Goa Sarang Burung Walet (GSBW) kepada masyarakat pemilik yang berhak. Selebaran yang dibagikan PUSAKA antara lain berbunyi; “Kami datang bukan untuk berkuasa, tetapi kami datang untuk berkarya merebut kembali hak kami atas Goa Kilayak, Kulat, Ranggasan, Putallak dan Goa Kimanis dari kezaliman PT Walesta yang selama ini menghalalkan segala macam cara dengan menabrak kepastian hukum sehingga yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, akibat kebijakan yang dilakukan Pemda yang selama ini selalu saja berpihak kepada perusahaan sehingga masyarakat selaku pemilik maupun ahli waris dirugikan”.

Selain Pers daerah Nampak juga aksi diliput beberapa TV Swasta Nasional seperti RCTI, SCTV, Metro TV, TVOne, ANTV. Salah satu korlap PUSAKA yang juga ahli waris yakni Acay mengatakan selama aspirasi yang ditujukan ke Bupati Berau sebagaimana yang tertera dispanduk belum ada jawaban maka PUSAKA akan tetap berada dihalaman kantor Pemkab Berau.  “Kami tidak akan pergi dari sini sebelum ada kepastian yang kongkrit dari Bupati Berau. Karena kami tidak ingin sekedar janji saja, namun harus ada keputusan yang disampaikan Pak Bupati. Kami juga mengharapkan Pemkab Berau memperhatikan Intruksi Presiden, mengembalikan pengelolaan GSBW kepada hak ahli waris,” jelas dan harap Acay.

Begitu kembali dari Balikpapan menggunakan pesawat Batavia Air, bertempat dirumah dinasnya Jl Cendana Bupati Berau Drs H Makmur HAPK menerima 7 orang perwakilan PUSAKA. Bupati mengatakan sesuai aturan yang ada sejauh ini Pemkab sudah mengambil langkah-langkah yang tepat dan semestinya. Bupati mengharapkan semua pihak hendaknya terus menjaga kondisi Berau yang selama ini kondusif.

“Saya berterima kasih atas aspirasi ini yang juga ujud kepedulian akan nasib warga Berau. Saya pinta hal ini diselesaikan melalui musyawarah dan dengan cara kekeluargaan. Kita semua, juga saya sebagai pemimpin tidak menghendaki terjadinya suasana tidak kondusif didaerah kita ini. Kalau keamanan masyarakat saya terganggu maka saya selaku pemimpin akan berada didepan demi rakyat Berau. Aspirasi PUSAKA sudah kami tampung selanjutnya saya minta bisa kembali ketempat masing-masing dengan baik, kedepan akan saya ambil langkah-langkah yang baik untuk kita semua. SK pengelolaan GSBW yang ada juga sudah akan habis bulan Juni mendatang,” Bupati Makmur pada pertemuan yang juga dihadiri Kapolres Berau AKBP Endro Prasetyo Dan Sekab Berau Drs H Ibnu Sina Asari tersebut.Hasil pantauan dilapangan setelah pertemuan sekitar satu jam lebih dirumah dinas Bupati Berau Jl Cendana, sekitar pukul 16.00  Wita ke 7 perwakilan PUSAKA mendatangi massanya yang kemudian membubarkan diri. Secara umum penyampaian aksi aspirasi berjalan tertib dan terkendali, sementara untuk menghindari hal tidak di inginkan nampak petugas pengamanan dari Kepolisian, TNI AD berjaga-jaga dengan disiplin.Dan dalam persidangan pun belum ada titik terang masih belum ada keputusan dari majelis hakim kepada ahli waris goa kilayap tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: