3 Komentar

KUBANGAN RAKSASA PT. KITADIN


Lubang Menganga Bak Danau Warisan Tambang Batu-bara PT. Kitadin di Embalut, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) Di Tinggalkan Tanpa Reklamasi. 

 

Tenggarong Gerakan Aktif,

Warga tetap khawatir kubangan raksasa pasca tambang Batu – bara PT Kitadin di Embalut, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar) yang  ditinggal begitu saja. Dan  belum tersentuh upaya reklamasi oleh perusahaan.

Kalau anda kebetulan lewat di ruas jalan Samarinda – Sebulu – Muara Kaman, pasti melihat sejumlah lubang raksasa yang menyerupai kawah besar di kiri kanan jalan. Itu lubang-lubang adalah  bekas galian tambang batu bara PT.  Kitadin yang kedalamannya bervariasi antara 20  red  30 meter lebih.

Kononnya warga sekitar lokasi mengaku sangat khawatir dengan Lubang-lubang raksasa yang belum ditimbun ulang (reklamasi) itu. Bahkan, pihak perusahaan terkesan kurang mempedulikan dampak lingkungan yang ditimbulkannya, termasuk bahaya yang mengancam warga sekitar.

“Sebagai warga disini kami sangat khawatir, karena kubangan itu sudah menelan korban.  Setidaknya, sudah ada 3 ( tiga) orang anak remaja yang tewas tenggelam akibat bermain dan berenang dalam kubangan itu,” ucap salah satu warga, yang tampak raut wajahnya sembari membayangkan terjadinya peristiwa tragis yang dialami tiga anak remaja yang  tewas.

Kepedulian perusahaan terhadap kerusakan lingkungan itu sendiri disebutnya masih kurang. Pasalnya usai kejadian itu  mereka tidak langsung menutup lubang-lubang galian, kecuali hanya memasang papan larangan untuk mandi dan bermain sebagai tanda larangan. ”Lihat saja lubang-lubang raksasa itu sungguh menyeramkan dan terkesan sangat angker,’’warga tadi dan enggan namanya dipublikasikan.

Meskipun pihak perusahaan telah memasang papan tanda larangan,  beberapa warga di sana tetap saja merasa khwatir  akan ada lagi  korban berikutnya. Mereka berharap, perusahaan secepatnya menutup kembali lahan yang sudah mereka ambil hasilnya itu.

Ditempat terpisah J.W Umboh selaku aktivis (LI-TPK) Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi (DPD) Dewan Pimpinan Daerah Provinsi (Kaltim) Kalimantan Timur Peduli Lingkungan Hidup  menaggapi tentang kejadian ini!.” Pasca Tambang meninggalkan  banyak warisan yang berpotensi bahaya dalam jangka panjang. Antara lain lubang tambang (pit) air asam tambang (Acid mine drainage) dan tailing. Lubang-lubang raksasa tergenang air  berpotensi menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang, terutama  kualitas dan kuantitas air. Air asam tambang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah sekali terkontaminasi terhadap air akan sulit ditanggulangi. Tailing dari operasi pertambangan dalam jumlah  sangat besar, sekitar 97 persen akan mengandung logam-logam berat dalam kadar yang cukup mengkuatirkan seperti tembaga, timbal atau timah hitam, merkuri, seng, dan arsen, ketika masuk kedalam tubuh mahluk hidup, logam-logam berat tersebut akan terakumulasi di dalam jaringan tubuh dan dapat menimbulkan  efek yang membahayakan bagi kesehatan manusia.

Ironisnya, tidak ada aturan yang mewajibkan perusahaan  melakukan proses penutupan tambang secara benar dan bertanggungjawab. Kontrak karya pertambangan hanya mewajibkan perusahaan pertambangan melakukan reklamasi. Tapi reklamasi adalah penghijauan atau penanaman pohon semata maka jauh panggang dari pada api.”Urai J.W singkat.

J.W . Umboh berharap, Pemkab Pemerintah Kabupaten (Kukar) Kutai Kartanegara tak ada salahnya belajar dari kasus-kasus potret pertambangan dari wilayah lain dalam menghadapi invasi rezim industri keruk yang merasuk ke sum-sum pelaku bisnis tambang. Investasi pertambangan tidak harus serta merta dilihat dari dimensi eknomis dengan mengabaikan persoalan lingkungan. Hadirnya perusahaan tambang di daerah miskin yang menjanjikan kemakmuran bagi rakyat hanya sebuah ilusi. Apapun alasannya, kehadiran  perusahaan pertambangan hanya sementara dan akan berakhir dengan meninggalkan warisan jangka panjang berupa pencemaran lingkungan tandasnya.*(team)

3 comments on “KUBANGAN RAKSASA PT. KITADIN

  1. kalau niat sebetulnya bisa di reklamasi, lahan yang sudah jadi kawah bisa memakai pasir dari palu yang sangat melimpah

  2. ada beberapa kolam yg di alih fungsikan menjadi keramba apung,,salah satu manfaat positif dari kolam pasca tambang

  3. Itulah pertambangan yang hanya awalnya saja semangat kerja untuk merauk ( batu baranya ), reklamasi kan mudah saja, dan pengeluarnya untuk penimbunan dan penghijauan “kecil” di banding hasil yang didapat dari Batu akiknya, (Watu Ireng)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: