Tinggalkan komentar

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN ALOKASI DANA DESA


Tenggarong Gerakan Aktif

Program Alokasi Dana Desa (ADD) yang diluncurkan Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) untuk kegiatan pembangunan di desa, Dikatakan Sarpidi Ali Kades Rempanga, pelaksanaan otonomi desa yang sedang berjalan sekarang ini dimaksudkan untuk memberikan hak dan kewenangan kepada pemerintah desa agar dapat maksimal memberikan pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan harkat dan martabat masyarakat desa untuk mencapai tujuan kehidupan masyarakat yang berkeadilan.
Salah satu kebijakan yang dilakukan pemerintah melalui Alokasi Dana Desa (ADD) yang bertujuan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui potensi desa. “ Sebagai desa yang sedang berkembang, kami terus melakukan upaya-upaya  memaksimalkan add, untuk tahun 2011 kami membangun gedung serbaguna, sebagaimana kita ketahui hal ini sangat penting, persoalan masyarakat yang kompleks dari persoalan lahan dan lainnya, memaksa mereka harus mengadakan pertemuan di desa, ini pentingnya. Sementara Pembangunan Kantor desa adalah sebagai sarana dan prasana untuk memberikan pelayanan masyarakat secara maksimal, jika tepatnya tidak memadai bagaimana kami memberikan pelayanan yang maksimal. Dengan diresmikannya Wakil BUpati Kukar beberapa waktu lalu kedua gedung ini di harapkan dapat memberikan kenyaman pelayanan kepada masyarakat.”
Seperti diketahui pembangunan Kantor Desa Rempanga dan gedung serbaguna di laksanakan secara  bertahap, tahap pertama dikerjakan mulai  09 agustus 2010 dengan biaya 942.716.000,- dengan kontraktor pelaksana dari PT Saiji Gunu Makmur Abadi, konsultan pengawas CV. DETAIL ENGINEERING, Konsultan Pengawas CV KONTRUKSI, sumber anggaran dari ADD  tahun 2010.
Tahap kedua pembangunan kedua gedung di rempanga ini dilanjutkan,  dikerjakan pada tanggal 22 Januari 2011 selama 112 hari kalender, kontraktor pelaksana CV Sri Rejeki, Konsultan pengawas CV Indra Jaya Konsultan, proyek lanjutan pembangunan bersumber pada dana ADD tahun 2011 senilai 1.372.600.000,- ( 1,3 M).
“ pembangunan kantor desa dan gedung pertemuan hanya beberapa persen dari ADD dan tepat memprioritaskan pembangunan lainnya, maka pembangunan di lakukan dalam dua tahap/tahun anggaran.” Ujar Sarpidi Ali kades rempanga, diruang kerjanya belum lama ini.
Dijelaskan Konsep Pengembangan Desa Remapanga mencakup 5 dimensi sebagai pilar utama yaitu menyangkut tata ruang desa, perekonomian desa, sosial budaya desa, mitigasi bencana, lingkungan hidup.
Tata ruang desa : rehabilitasi, rekonstruksi dan pengembangan desa.
Selain itu, juga mampu menampung pertumbuhan ruang di masa datang secara fleksibel dan mampu menampung kebutuhan perbaikan struktur tata ruang desa melalui konsolidasi lahan (jika diperlukan). Konsep ini sesuai dengan muatan PP no 2 tahun 2005.
Perekonomian Desa : meningkatkan penghidupan masyarakat dan pembangunan sarana ekonomi berbasis potensi lokal,  pengembangan usaha mikro, kelembagaan ekonomi dikaitkan dengan  sumber daya manusia.
Sosial Budaya Desa : pembangunan pendidikan, sosial dan penguatan adat istiadat setempat dalam rangka pengembangan partisipasi masyarakat yang melibatkan segenap lapisan masyarakat, termasuk di dalamnya kelompok anak-anak pemuda dan wanita.
Mitigasi bencana : penataan ruang desa dengan fungsi khusus yaitu mitigasi bencana, berupa pembangunan daerah  daerah yang rawan bencana dan tempat tempat yang digunakan untuk penampungan evakuasi warga ketika terjadi bencana.
Lingkungan hidup : penataan lingkungan yang menjaga keseimbangan holistik antara kawasan budidaya dengan kawasan lindung dalam upaya menjaga kelestarian penghidupan sebagian besar masyarakat. Penataan dilakukan juga terhadap pengelolaan di sektor pertanian, termasuk perkebunan, perikanan, kehutanan untuk meminimalisir ketidakseimbangan ekosistem.
Prinsip Perencanaan Partisipatif, Prinsip-prinsip  Participatory Rural Appraisal  (PRA)
Prinsip PRA merupakan filosofi dasar metode PRA. Prinsip ini memuat sikap dan pandangan kita tentang cara mengembangkan program pembangunan yang bercita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan menghormati sesame, tandasnya.(*)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: